SKI| Lombok Tengah – Sebanyak 22 Pelaku kejatahan beserta barang bukti berupa 11 sepeda motor dan beberapa buah handphone diamankan Satuan Reserse Polres Lombok Tengah.
Para pelaku tersebut kejahatan itu diamankan dari 9 Tempat Kejadian Perkara atas kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) selama operasi jaran Rinjani 2023.
“Para pelaku ini ditangkap di tempat berbeda selama operasi jaran 2023 yang dimulai pada Bulan Juli sampai 13 Agustus,” ucap Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat Senin (14|8).
Dari puluhan pelaku tindak pidana kejahatan yang diamankan, terdiri dari pelaku Curat sebanyak 6 orang pemetik dan 4 pelaku merupakan penadah.
Sedangkan untuk pelaku Curas terdiri dari 3 pelaku pemetik dan pelaku curanmor sebanyak 6 orang pemetik dan penadah sebanyak 3 orang.
“Dari 22 pelaku yang diamankan itu, 7 orang merupakan penadah barang curian,” katanya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku curat dan curanmor dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukum 5 tahun penjara.
Sedangkan pelaku Curas dikenakan pasal 365 KUHP dengan hukuman 9 tahun penjara.
“Untuk penadah dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” katanya.
Dalam operasi jaran Rinjani 2023, Polres Lombok Tengah berhasil mengungkap 15 laporan polisi yakni kasus curat sebanyak 6 kasus, curas 3 kasus dan curanmor 6 kasus.
“Semua DPO Polres Lombok Tengah dalam operasi jaran Rinjani 2023 ini berhasil ditangkap,” katanya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat bersama mewaspadai dengan menambahkan. pengamanan diri kunci stang, diparkir di tempat. aman untuk mengantisipasi terjadinya kasus pencurian.
“Barang bukti yang berhasil disita dari pelaku kita serahkan kepada para korban,” tuturnya
Namun, Lanjut Kapolres, tidak semua barang bukti Diserahkan, hanya 5 sepeda motor saja dan yang lainnya masih akan dilakukan pendalaman. (Riki)